Sunday, 19 November 2017

Stempel atau Cap Pos dan Pengertiannya

Stempel atau Cap Pos dan Pengertiannya Stempel atau Cap Pos terlihat sepele. Tapi percayalah keberadaanya bisa menjadi masalah hukum yang genting bila di abaikan. Coba saja, iklan pengumuman lomba dari sebuah instansi mensyaratkan pengiriman materi lomba menekankan batas waktu dengan menjadikan Cap Pos sebagai acuannya. Pendek kata, Stempel/Cap Pos yang tertera pada pada amplop kiriman bisa menjadi bukti legitimasi suatu korespondensi. Sesungguhnya keberadaan Cap Pos memang sangatlah vital dalam proses bisnis perposan . Cap pos itu adalah stempel di atas perangko yang dilakukan petugas Pos. Pada stempel itu tertera data tempat/daerah pengiriman dan tanggal pengiriman.   Cap POs diterakan oleh petugas Pos pertama kali ketika sebuah surat/kiriman di serahkan konsumen, cap itu menunjukan tanggal-bulan-tahun  dan identitas kantorpos yang menerimanya , Cap Pos tersebut biasanya sekaligus diterakan untuk mematikan prangko yan di tempelkan sebagai bukti bea kirim perposan. Selanjutnya, ketika surat sampai ke kantorpos di alamat tujuan, sekali lagi Stempel/Cap Pos diterakan pada bagian belakang surat, lengkap dengan tanggal-bulan-tahun penerimaan dan identitas kantorpos setempat.  Terkadang, ada surat/kiriman Pos yang telah di stempel dengan beberapa Cap Pos, ini biasanya dilakukan pada surat/kiriman  yang dikirim melalui beberapa proses di sejumlah kantorpos. Dengan begitu, Cap Pos merupakan bukti riwayat akurat perjalanan sebuah kiriman yang dipercayakan melalui Pos. Hingga kin Stempel/Cap Pos masih belum tergantikan oleh teknologi  online. Ada saja pihak-pihak yang masih terus menjadikan Stempel /Cap Pos sebagai alat legitimasi bernilai hukum tinggi.
Stempel atau Cap Pos dan Pengertiannya


Stempel atau Cap Pos dan Pengertiannya


Stempel atau Cap Pos terlihat sepele. Tapi percayalah keberadaanya bisa menjadi masalah hukum yang genting bila di abaikan. Coba saja, iklan pengumuman lomba dari sebuah instansi mensyaratkan pengiriman materi lomba menekankan batas waktu dengan menjadikan Cap Pos sebagai acuannya. Pendek kata, Stempel/Cap Pos yang tertera pada pada amplop kiriman bisa menjadi bukti legitimasi suatu korespondensi. Sesungguhnya keberadaan Cap Pos memang sangatlah vital dalam proses bisnis perposan .

Cap pos itu adalah stempel di atas perangko yang dilakukan petugas Pos. Pada stempel itu tertera data tempat/daerah pengiriman dan tanggal pengiriman. 

Cap POs diterakan oleh petugas Pos pertama kali ketika sebuah surat/kiriman di serahkan konsumen, cap itu menunjukan tanggal-bulan-tahun dan identitas kantorpos yang menerimanya , Cap Pos tersebut biasanya sekaligus diterakan untuk mematikan prangko yan di tempelkan sebagai bukti bea kirim perposan. Selanjutnya, ketika surat sampai ke kantorpos di alamat tujuan, sekali lagi Stempel/Cap Pos diterakan pada bagian belakang surat, lengkap dengan tanggal-bulan-tahun penerimaan dan identitas kantorpos setempat.

Terkadang, ada surat/kiriman Pos yang telah di stempel dengan beberapa Cap Pos, ini biasanya dilakukan pada surat/kiriman yang dikirim melalui beberapa proses di sejumlah kantorpos. Dengan begitu, Cap Pos merupakan bukti riwayat akurat perjalanan sebuah kiriman yang dipercayakan melalui Pos. Hingga kin Stempel/Cap Pos masih belum tergantikan oleh teknologi online. Ada saja pihak-pihak yang masih terus menjadikan Stempel /Cap Pos sebagai alat legitimasi bernilai hukum tinggi.


Baca juga artikel lainnya: